Narjamahkeun Kana Basa Sunda8

Selasa, 13 Desember 2005
Pelepasan Calon Haji
Reporter : Endang Sumardi
 
foto beritaWalikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, SH, MSi, Selasa 13 Desember 2005, di Gedung Juang 45, melepas secara resmi keberangkatan jama’ah calon haji tahun 1426 Hijriyah, atau tahun 2005/2006 Masehi. Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menandaskan, ibadah haji merupakan Rukun Islam kelima, harus dilaksanakan oleh Umat Islam yang dinilai telah
mampu (istitho’ah). Calon haji yang akan berangkat ke tanah suci, mempunyai dua fungsi mulia. Pertama, adalah sebagai tamu Allah (duyufurrahman). Oleh karena itu, setiap calon haji harus mempersiapkan diri dengan berbagai ilmu yang berkaitan dengan manasik haji, agar mampu melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar, sebagai syarat diterimanya ibadah haji oleh Allah SWT dengan makbul dan mabrur. Fungsi kedua adalah sebagai tamu Pemerintah Saudi Arabia, untuk itu segenap calon haji perlu menjaga nama baik Kota Sukabumi, sekaligus sebagai Bangsa Negara Indonesia secara keseluruhan. Karenanya, para jema’ah calon haji agar senantiasa menjaga sopan santun, sesuai adat dan budaya, serta selalu menjunjung tinggi akhlaqul karimah sesuai tuntunan ajaran agama. Dijelaskan, penanganan jemaah calon haji, sesungguhnya tidak bisa dilaksanakan oleh satu instansi semata, akan tetapi diperlukan adanya keterpaduan penanganan secara harmonis dan sinergis, antar berbagai instansi yang terkait. Sebagai leading sector pelayanan jemaah calon haji, adalah Departemen Agama, dibantu oleh Dinas Kesehatan, Bank Penerima setoran, KBIH-KBIH, serta elemen masyarakat lainnya yang terkait dengan pelayanan jemaah calon haji, mulai dari proses pendaftaran, pembekalan manasik, pemberangkatan, sampai pemulangan dari tanah suci. Demi terselenggaranya proses pelayanan jemaah calon haji Kota Sukabumi tahun 2005/2006, Walikota mengharapkan: pertama, kepada Kantor departemen Agama Kota Sukabumi, khususnya seksi Haji dan Umroh, agar dapat memberikan pelayanan yang prima, demi kepuasan, kenyamanan, dan keamanan jemaah calon haji. Proses pelayanan ini mulai dari penerimaan jemaah calon haji, penyelesaian persyaratan, pelaksanaan bimbingan, penyerahan dokumen haji, Surat Perintah Masuk asrama (SPMA), pembagian kelompok bimbingan dan sebagainya. Kedua, kepada KBIH, hendaklah mengutamakan bantuan yang tulus dan ikhlas untuk memberikan pembekalan berupa bimbingan manasik haji, termasuk hal-hal yang perlu diketahui oleh jama’ah calon haji. Ketiga, kepada para jemaah calon haji agar senantiasa menjaga kesehatan dan stamina, serta memperbanyak silaturrahmi, infaq dan shadaqah. Selain itu, seluruh proses perjalanan ibadah haji agar dilakukan dengan penuh keikhlasan, dan jangan merasa sungkan untuk bertanya kepada pembimbing, sekiranya ada masalah yang kurang jelas. Pada waktu pemberangkatan jangan lupa untuk mencek kembali dokumen haji, serta senantiasa mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan panitia pemberangkatan haji. Kata Walikota Sukabumi, dengan senantiasa memperhatikan hal-hal tersebut, pelaksanaan ibadah haji akan berlangsung dengan lancar, sehingga para jemaah haji secara leluasa dapat mengikuti keseluruhan proses ibadah haji dengan penuh kekhusu’an. Jama’ah calon haji asal Kota Sukabumi tahun 2005/2006 tersebut, menurut Kepala Kantor Infokom, PDE dan Arsip Daerah, Drs. H.A. Hamdam, MM yang disampaikan Kasi Humas dan RSPD, Deden Dendayasa, seluruhnya berjumlah 277 orang, terdiri dari 126 pria dan 151 wanita. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 orang PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Sedangkan pejabat yang berangkat menunaikan ibadah haji dari Kota Sukabumi, yakni Asisten Administrasi, Drs. Kostaman, MM, Kepala Bawasda, Drs. Herman Gurnawijaya, MSi, dan Kepala Bagian Asset Daerah, Drs. Andri Setiawan, MM. Adapun calon haji termuda, Agung R. Pratama bin Suki, ber-usia 16 tahun 9 bulan, serta calon haji tertua, Oim Abdurrohim bin Jumani dan Pupu Purnama binti Rosyid, masing-masing ber-usia 72 tahun. Ditandaskan, jama’ah calon haji yang mendaftar asal Kota Sukabumi, seluruhnya mencapai 279 orang. Namun yang berangkat berjumlah 277 orang, karena 1 orang sakit dan 1 orang meninggal dunia